Catatan Terapi HNP, Saraf terjepit

Catatan April 2023

Kasus HNP, saraf terjepit , dan telah menjalani operasi

Minggu 2 April 2023, berkunjung bpk Prof. S, 64 thn dengan keluhan berjalan agak susah tidak bisa cepat, kalau dudukpun tidak bisa lama, dan jari kaki kanan kebas. Beliau cerita sebelumnya lumpuh tidak bisa berjalan, karena HNP di L3,L4,L5 dan S1, kemudian disolusi dengan operasi laser, sehingga kelumpuhan bisa diatasi dan kembali bisa berjalan , namun muncul problem seperti diatas. Problem tersebut sudah diupayakan berobat namun belum kelihatan hasilnya. Biasanya kalau problem akibat setelah dilakukan operasi memang susah untuk perbaikannya. Padahal beliau berencana menunaikan ibadah haji dalam tahun 2023 ini, dengan harapan bisa melaksanakan ibadah tersebut dengan tanpa kendala.

Terapi dengan microcurrent pen dilakukan mulai 2 April 2023 sd 28 Mei 2023, sebanyak 7x terapi , dengan tiap kali terapi selama 60 menit dengan Kembali memperbaiki L3,L4,L5 dan S1, serta terapi pada ujung-ujung jari kaki. Saya tanya kepada beliau kemajuan yang dirasakan bagaimana ? beliau katakan sekitar 50%. Dengan kondisi demikian beliau menunaikan ibadah haji sampai balik lagi ke tanah air, dan beliau bercerita tidak ada hambatan ataupun kendala selama melakukan ibadah haji, Alhamdulillah. Kemudian terapi dilanjutkan kembali pada 6 Agustus 2023 sd 19 Agustus 2023, sebanyak 3x terapi. Menurut beliau progres sudah terasa sekitar 60%, dan rasa kebas di jari kaki sudah banyak berkurang. Jadi makin banyak dilakukan terapi kondisinya akan makin bertambah baik.

Kesimpulan : Dengan Microcurrent pen ini untuk problem HNP yang sudah pernah menjalani operasi hasilnya efektif, dan bisa recovery bila rajin menjalani terapi.


Catatan Agustus 2023

Saraf terjepit, 1x terapi mendapat perbaikan

1 Agustus 2023, berkunjung Bp. Rio, 59 thn, dari Cianjur. Keluhan sudah 7 bulan menderita saraf terjepit, jalan 100-150 meter terasa sakit/nyeri dari pinggul sampai kaki kiri, dan pinggang sebelah kiri juga pegal dan sakit.

Kemudian saya periksa lidah pak Rio, kelihatan indikatornya bahwa pinggang sebelah  kiri sakit karena gangguan ginjal. Setelah itu lanjut diterapi dilokasi L1 - L5 dan di lokasi yang terasa sakit pada pinggul, serta akupoin GB-25 Jingmen untuk gangguan ginjal, dan ST-36 Zusanli untuk masalah kaki, terapi selesai 30 menit, sakit dipinggang kiri sudah tidak terasa pegal dan sakit lagi, selanjutnya dicoba untuk berjalan sekitar 150 meter, dan rasa sakit sudah berkurang 75 % menurut pak Rio, Alhamdulillah 1x terapi hasilnya efektif untuk saraf terjepit.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

STROKE dengan Elektro Akupresur, cepat, efektif, alamiah dan aman.

Selac Therapy, Mengembangkan terapi listrik yang terukur.

Blackout pada lansia, jatuh dan susah untuk bisa berdiri bahkan jadi lumpuh, kenapa ?